Muhammad Fadhlillah Rasyid Portfolio
Web Development
Twodesign25 datang lewat jalur yang paling klasik di dunia freelance referensi teman. Mereka bergerak di jasa desain interior dan arsitektur, punya portofolio kerja yang solid, tapi belum punya digital presence yang bisa berbicara untuk mereka. Permintaannya sederhana: landing page yang bersih, profesional, dan mobile-first karena mayoritas calon klien mereka browsing dari HP. Tiga minggu, banyak revisi, dan cukup banyak diskusi soal visi estetika mereka tapi hasilnya sepadan.
82%
3 Minggu
7x

Tantangan
3 IssuesNiche yang Sangat Visual, Ekspektasi yang Tinggi.
Klien di industri interior dan arsitektur sangat sensitif terhadap estetika mereka tahu mana yang 'berasa' dan mana yang tidak. Standar visualnya jauh lebih tinggi dari klien rata-rata, dan feedback-nya sangat subjektif.
Mobile-First di Tengah Konten yang Kompleks.
Portofolio desain interior identik dengan gambar besar dan detail visual yang kaya. Mengoptimalkan semua itu untuk mobile tanpa mengorbankan kualitas visual jadi tantangan teknis tersendiri.
Visi Klien yang Berkembang di Tengah Jalan.
Seperti kebanyakan proyek kreatif, requirement-nya tidak statis. Di tengah development, ada perubahan arah visual yang cukup signifikan ini yang membuat timeline molor dari estimasi awal.
Strategi
3 AppliedReferensi Visual Dikunci di Awal.
Sebelum satu baris kode ditulis, kami kumpulkan referensi visual dari Behance, Pinterest, dan website studio desain internasional sebagai 'bahasa bersama' dengan klien. Ini yang mengurangi ambiguitas feedback di fase development.
Optimasi Gambar Agresif.
Semua aset visual dikompresi dan dikonversi ke WebP, lazy loading diterapkan, dan layout menggunakan CSS Grid yang responsif. Hasilnya landing page tetap cepat meski konten visual-heavy.
Batasi Revisi Lewat Approval Bertahap.
Setiap fase wireframe, desain, development harus diapprove dulu sebelum lanjut. Ini yang mencegah perubahan besar di fase akhir yang biasanya paling mahal waktunya.
Industry
Timeline Project
Kickoff & Discovery: Meeting awal, brainstorming, riset referensi dan kompetitor di niche interior & arsitektur. Alignment soal tone visual dan target audiens.
Wireframe & Desain: Slicing layout mobile-first, eksplorasi tipografi dan palet warna yang sesuai karakter brand mereka. Beberapa iterasi sebelum desain disetujui.
Development & Revisi: Build landing page dari desain yang sudah diapprove. Revisi konten dan visual adjustment menyesuaikan feedback klien hingga final.
Launch & Handover: Deploy ke Cloudflare Pages, testing cross-device, dan handover akses ke klien.
Tool & Platform







Project Screenshot

Performance Results
Meta Pixel Traffic
Leads & Landing Page View Feb s/d Des 2021
Strategi Impact
3 ResultsLihat langsung hasilnya
Dipublikasikan atas izin klien sebagai bukti nyata dari pekerjaan
Pagespeed Insight
Twodesign25 Website Performance Score
Lihat langsung hasilnya
Dipublikasikan atas izin klien sebagai bukti nyata dari pekerjaan
Related Projects

Maksimalkan Hasil Meta Ads dengan Landing Page yang Tepat
Zelou Parfume hadir membawa wewangian premium khas Indonesia untuk anak muda yang peduli tren dan gaya. Tapi, sekeren apa pun sebuah brand, tidak ada artinya kalau gagal jualan di digital. Di sinilah peranku masuk. Aku merancang landing page berdesain modern yang fungsinya jauh melampaui sekadar estetik ini adalah mesin pencetak sales. Target utamanya? Menangkap traffic iklan berbayar yang mahal, mengunci konversi, dan memaksimalkan ROI dari funnel Meta Ads mereka.

Website Multi-Layanan untuk Aribur Rental Mobil, Genset Industri & Site BTS di Medan
CV Putra Aribur bukan perusahaan biasa. Di balik layanan rental mobil dan genset industrinya, bisnis inti mereka justru ada di sektor yang lebih serius: pembangunan dan pemeliharaan site BTS di seluruh Pulau Sumatera. B2B heavyweight dengan operasional kompleks tapi tanpa digital presence yang layak untuk menunjang kredibilitas di mata klien korporat. Proyek ini hadir untuk mengubah itu. Presentasi digital ikut menentukan apakah sebuah perusahaan layak dipercaya atau tidak. Dan di situlah gap-nya operasional sekelas ini, tapi belum punya digital presence yang sebanding.

Bangun Website Agensi di Tengah Pandemi untuk Selamatkan Bisnis UMKM yang Stagnan
2020. Semua orang panik. Toko tutup, event dibatalkan, daya beli anjlok, dan banyak pemilik bisnis yang tidak tahu harus ngapain selain menunggu. Di tengah situasi itu, Bantu Bisnis lahir bukan karena timing yang sempurna, tapi karena ada gap yang terlalu besar untuk diabaikan: UMKM dan bisnis kecil butuh arah digital, tapi tidak punya akses ke agensi yang paham konteks mereka. Kami hadir dengan satu misi sederhana bantu bisnis tetap bergerak meski kondisi di luar sedang tidak berpihak.
