Muhammad Fadhlillah Rasyid Portfolio
Digital Marketing
MWGain itu saudara kandungnya Trugain kategori produk sama, segmen sama, bahkan kemungkinan besar satu produsen. Tapi datanya beda jauh. LPV-nya stabil di 68%, CTR kontennya 2.4%, dan targeting-nya lebih rapi. Ini yang bikin MWGain jadi produk dengan performa ads paling solid di antara semua yang aku handle di MOC. Bukan karena produknya lebih bagus, tapi karena LP-nya kebetulan lebih baik dan struktur targeting-nya lebih disiplin dari awal.
68%
2.4%
4 Bulan

Tantangan
3 IssuesOverlap Audiens dengan Trugain.
Dua produk dengan kategori identik dijalankan bersamaan ke audience pool yang sama tanpa exclusion yang ketat, keduanya bisa saling kanibal dan mempercepat fatigue.
Monitoring Manual Tanpa Automation.
Seperti semua campaign MOC, tidak ada automation rule. MWGain yang performanya lebih stabil pun tetap butuh pantauan manual rutin supaya tidak ada adset yang kebablasan bakar budget.
Tekanan untuk Maintain CTR 2.4%.
CTR segitu itu angka yang bagus dan semua orang tau itu artinya ekspektasinya tinggi dan creative harus terus fresh supaya angkanya tidak turun.
Strategi
3 AppliedAudience Exclusion Ketat antara MWGain dan Trugain.
Custom audience exclusion diset supaya kedua produk tidak berebut audiens yang sama. MWGain fokus ke segmen yang lebih spesifik berdasarkan interest dan behavior.
Jadwal Pantau Rutin 3x Sehari.
Tanpa automation, solusinya disiplin monitoring. Pagi untuk cek overnight spend, siang untuk evaluasi CTR, dan malam untuk keputusan scale atau pause.
Rotasi Creative Sebelum CTR Turun.
Daripada nunggu CTR drop baru ganti konten, aku set trigger manual kalau frequency sudah di atas 2.5x dalam 7 hari, creative langsung dirotasi meski angkanya masih bagus.
Industry
Timeline Project
Review struktur campaign aktif. MWGain sudah punya fondasi yang lebih baik dari Trugain LPV 68% dan CTR 2.4% jadi baseline yang solid untuk dioptimasi lebih lanjut.
Refine audience segmentasi berdasarkan data historis. Fokus ke interest yang paling relevan dengan audiens yang mau gain weight olahraga, gym, nutrisi, lifestyle aktif.
Campaign yang perform di-scale secara bertahap. Monitoring ketat karena tanpa automation rule, semua harus dipantau manual.
Pertahankan performa yang sudah stabil. MWGain jadi benchmark internal untuk produk MOC lainnya dalam hal struktur LP dan targeting.
Tool & Platform



Project Screenshot

Performance Results
LPV & CTR Stability
Konsistensi LPV dan CTR MWGain Selama 4 Bulan
Strategi Impact
3 ResultsAudience Targeting Split
Distribusi Audiens Campaign MWGain
Related Projects

Dari Winning ke Drop Autopsi Performance Campaign Suplemen Penambah Berat Badan
Trugain masuk dengan modal yang harusnya kuat produk suplemen penambah berat badan dengan endorse seleb papan atas. Awareness-nya ada, social proof-nya ada, dan awalnya campaign-nya memang jalan dengan baik. Tapi seperti banyak campaign yang terlalu bergantung pada satu winning angle, begitu audiens mulai jenuh semuanya turun cepat. CPL terakhir di angka 17rb untuk funnel LP ke WhatsApp angka yang terasa mahal kalau dibandingkan potensi yang harusnya bisa dicapai produk dengan backing endorse sekelas ini.

Remarketing Campaign Kesehatan Mata dengan Iterasi Audience dan LP Form
Smartvision itu berbeda dari tiga produk MOC lainnya dalam satu hal penting funnelnya pakai form, bukan WhatsApp. Dan itu mengubah segalanya. Karena dengan form, friction-nya lebih tinggi tapi kualitas lead-nya harusnya lebih terfilter. Di sini aku fokus ke remarketing campaign dengan lookalike audience 1-2% dan broad interest sambil testing LP mati-matian karena ini produk yang paling mirip dengan Eyecenter yang udah pernah aku handle sebelumnya di CYV.

Menambal Funnel yang Bocor Turnaround ROAS Masker Wajah untuk Audiens Gen-Z
Miloveskin itu produk yang secara konsep menarik masker wajah dengan varian rasa, harga terjangkau di angka 32rb per sachet, dan target market Gen-Z yang secara demografi aktif banget di Meta. Di atas kertas harusnya gampang. Kenyataannya? Volume penjualannya paling tinggi di antara semua produk MOC yang aku handle, tapi ROAS-nya cuma nangkring di angka 2.xx artinya budget ads-nya hampir tidak ketutup. Ini bukan masalah produknya, ini masalah funnel-nya. LP ke WhatsApp dengan pain point yang tidak ngena, ditambah harga produk yang murah bikin margin untuk ads sangat mepet.
