Muhammad Fadhlillah Rasyid Portfolio
Web Development
CV Putra Aribur bukan perusahaan biasa. Di balik layanan rental mobil dan genset industrinya, bisnis inti mereka justru ada di sektor yang lebih serius: pembangunan dan pemeliharaan site BTS di seluruh Pulau Sumatera. B2B heavyweight dengan operasional kompleks tapi tanpa digital presence yang layak untuk menunjang kredibilitas di mata klien korporat. Proyek ini hadir untuk mengubah itu. Presentasi digital ikut menentukan apakah sebuah perusahaan layak dipercaya atau tidak. Dan di situlah gap-nya operasional sekelas ini, tapi belum punya digital presence yang sebanding.
78%
91%
99%

Tantangan
3 IssuesMarketer Dipaksa Jadi Developer.
Background utamaku digital marketing, bukan backend engineering. Tiba-tiba harus menguasai Laravel 7, Eloquent ORM, routing, middleware, dan arsitektur MVC dalam waktu yang tidak ideal tanpa AI, tanpa mentor, cuma dokumentasi dan Stack Overflow.
Arsitektur Monolith Tanpa Referensi Nyata.
Membangun sistem CMS monolith yang cukup kompleks di 2020 itu bukan hal kecil. Tidak ada AI yang bisa ditanya, tidak ada template yang pas semua keputusan arsitektur diambil sendiri dengan risiko salah desain yang bisa mengulang semua pekerjaan dari awal.
Klien Korporat dengan Ekspektasi Tak Terdefinisi.
Perusahaan B2B dengan struktur organisasi berlapis punya kebiasaan mengubah requirement di tengah jalan. Tanpa scope yang terkunci dari awal, setiap minggu bisa muncul permintaan baru yang menggeser prioritas dan memanjangkan timeline.
Strategi
3 AppliedBelajar Sambil Build, Tapi Terstruktur.
Alih-alih panik, aku bagi proses belajar Laravel ke sprint kecil kuasai routing dulu, baru Blade, baru Eloquent, baru admin panel. Setiap fitur dibangun hanya setelah konsepnya benar-benar dipahami, bukan copy-paste buta.
Arsitektur Monolith yang Intentional.
Pilihan Laravel monolith bukan karena ikut tren, tapi karena sesuai konteks: tim IT internal yang akan maintain, server VPS tunggal, dan tidak ada kebutuhan scaling kompleks. Keputusan ini terbukti tepat web berjalan stabil tanpa update stack sampai perusahaan tutup.
Scope Terkunci Lewat Wireframe.
Sebelum satu baris Laravel ditulis, wireframe HTML/CSS dipakai sebagai 'kontrak visual' dengan stakeholder. Perubahan boleh terjadi di fase wireframe, bukan di fase development ini yang menyelamatkan timeline dari molor tak terkendali.
Industry
Timeline Project
QC & Wireframe: Audit alur kerja operasional lapangan, lalu langsung slicing company profile pakai Bootstrap sebagai prototipe awal.
Pivot ke Laravel: Klien butuh CMS dinamis rebuild dari nol pakai Laravel 7, belajar MVC dan Eloquent sambil tetap deliver progress.
Build Core Features: Authentication admin, CRUD konten, halaman layanan, portfolio, form inquiry, dan gallery semuanya dari scratch.
Deploy & Handover: Drama salah hosting, migrasi ke VPS dengan bantuan eksternal, konfigurasi ulang environment, dan handover ke IT internal.
Tool & Platform








Project Screenshot

Performance Results
Website Traffic Growth
Organic & Referral Traffic Growth Feb 2020 s/d Agustus 2023
Strategi Impact
3 ResultsPagespeed Insight
Aribur Website Performance Score
Related Projects

Bangun Website Agensi di Tengah Pandemi untuk Selamatkan Bisnis UMKM yang Stagnan
2020. Semua orang panik. Toko tutup, event dibatalkan, daya beli anjlok, dan banyak pemilik bisnis yang tidak tahu harus ngapain selain menunggu. Di tengah situasi itu, Bantu Bisnis lahir bukan karena timing yang sempurna, tapi karena ada gap yang terlalu besar untuk diabaikan: UMKM dan bisnis kecil butuh arah digital, tapi tidak punya akses ke agensi yang paham konteks mereka. Kami hadir dengan satu misi sederhana bantu bisnis tetap bergerak meski kondisi di luar sedang tidak berpihak.

Landing Page Mobile-First untuk Jasa Desain Interior & Arsitektur Twodesign25
Twodesign25 datang lewat jalur yang paling klasik di dunia freelance referensi teman. Mereka bergerak di jasa desain interior dan arsitektur, punya portofolio kerja yang solid, tapi belum punya digital presence yang bisa berbicara untuk mereka. Permintaannya sederhana: landing page yang bersih, profesional, dan mobile-first karena mayoritas calon klien mereka browsing dari HP. Tiga minggu, banyak revisi, dan cukup banyak diskusi soal visi estetika mereka tapi hasilnya sepadan.

Maksimalkan Hasil Meta Ads dengan Landing Page yang Tepat
Zelou Parfume hadir membawa wewangian premium khas Indonesia untuk anak muda yang peduli tren dan gaya. Tapi, sekeren apa pun sebuah brand, tidak ada artinya kalau gagal jualan di digital. Di sinilah peranku masuk. Aku merancang landing page berdesain modern yang fungsinya jauh melampaui sekadar estetik ini adalah mesin pencetak sales. Target utamanya? Menangkap traffic iklan berbayar yang mahal, mengunci konversi, dan memaksimalkan ROI dari funnel Meta Ads mereka.
